Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Maret 2015

Peluang Bisnis Fotografi

ABSTRAK

Fotogafi dapat dikatakan sebagai hobi yang membuat penggemarnya merasa kecanduan. Keinginan untuk menghasilkan karya foto yang lebih selalu menjadi hasrat bagi para pecinta fotografi. Namun disisi lain fotografi merupakan obat mujarab untuk mempertebal isi dompet jika berhasil memaksimalkan stiap peluang yanga ada serta mengasah dalam kemampuan fotografi yang mampu bersaing dengan para pecinta fotografi diluar sana. Selain itu alam yang indah, manusia yang beragam, dan seluruhnya yang ada di langit dan bumi ini bisa menjadi sumber karya foto yang tak akan ada habisnya. Hal ini tentunya menjadi sebuah jaminan yang cukup tentang petapa besarnya potensi yang ada pada seni fotografi. Kali ini mari kupas tuntas segala potensi yang ada pada fotografi untuk mendulang emas yang berawal dari hobi yaitu fotografi.

Memulai bisnis yang berawal dari hobby fotografi


 
Berikut adalaha tahapan memulai bisnis fotografi :

a. Berawal dari Jepretan Pertama
Jepretan pertama mungkin hasilnya tidak maksimal. Ketidakpuasan itu akan menumpuk, lantas lahirlah foto pertama anda orisinal karya anda sendiri. Tentu saja yang mmenjadi objek foto anda adalah orang lain dan bukan diri sendiri. Hasil terbaik dari fotografi dapat dilihat dari 3 aspek berikut :
-    Artistik
-    Tajam
-    Mempunyai cerita
Seorang fotografer senantiasa tekun untuk memperbaiki fotonya berdasarkan tiga argumentasi tersebut. Perilaku dan gambar adalah yang seharusnya ada didalam benak, bukan yang nyata diluar sana.
b. Bisniskan Diri Anda pada Foto pribadi
    Anda tidak harus memiliki kamera untuk “menjual diri” melalui foto. Anda bisa saja mengumpulkan dari yang diambil orang lain dalam bahasa gambar kemudian memberinya cerita. Anda menuliskannya dalam blog pribadi atau jejaring sosial. Ini disebut positioning diri meminjam kekuatan fotografi.Bagi mereka yang tertarik dalam dunia modeling, peluang bisnis melalui penampilan foto bisa saja dilakukan. Salah satu cara menjaring seorang modal adalah dengan cara melihat pose-pose di blog atau situs jejaring sosial.

c. Bisniskan Foto yang Anda Ambil untuk Blogging
    Dengan hobi yang anda miliki di mixing up diadukan dengan tulisan tulisan yang berkualitas mendukung foto yang baik pula. Semakin banyak jumlah orang yang membaca dan mengunjungi blog anda. Anda bisa menerima iklan online, bahkan melakukan offline selling dengan membukukannya.

d. Dimulai dari Menjadi Seorang Amatir
    Fotografi merupakan keahlian yang diperleh dengan mempelajarinya dengan tekun dan mempraktikannya. Seorang amatir tidak merasa tercederai akan reputasi sehingga keuntungannya akan lebih kepada produk bagus yang semakin dipuji, dan produk gagal yang tidak begitu dicaci. Penilaian dalam fotografi terletak pada terpakai atau tidaknya sebuah karya. Hal ini yang menjadi seoran amatir harus berani melangkah ke tingkat selanjutnya. Yaitu sebagai fotografer Profesional. Dimana biasanya fotografer professional  mengkhususkan diri pada  kesalah satu jenis fotografi.

e. Merintis kepada Profesi
    Jika telah menyiapkan diri sebagai professional, hal pertama yang dilakukan adalah berkomunitas dengan sesame fotografer. Tujuannya adalah untu kmenentukan jarak profesi antara anda dengan mereka. Anda bisa menilai kekuatan para pesaing bisnis yang sama atau sebaliknya anda membangun sebuah tim untuk bekerja sama dalam bisnis yang sama. Yang kedua adalah menentukan arah dan tujuan anda sebagai seorang fotografer. Apakah anda seorang foto jurnalis, dokumentator, art photography, fashion photography, wedding photography, atau seorang yang mampu dalam semua genre fotografi.

f. Tidak perlu takut menghadapi industri fotografi
    Industri bidang ini memang banyak digeluti orang. Banyak production house yang memiliki saingan. Namun bukan berarti tidak ada kesempatan. Kebutuhan masyarakat akan dunia visual semakin bertambah banyak. Hal ini yang menjadikan bisnis fotografi menjadi bisnis yang tidak ada batasannya.Perencanaan yang matang, kosistensi, dan berpikiran liar adalah kunci terjun kedunia ini.

g. Bussiness Plan
    Inilah kunci utama dalam memulai bisnis ini. Pertama tentukan lahan apa yang ingin diambil. Apakah fashion, wedding atau fotografi jurnalistik.
Inti dari Berjalannya manajemen perusahaan ang baik adalah system POAC( Planning, Organizing, Actuating, dan Controling). Beberapa hal yang menjadi system POAC adalah :
-    Menentukan modal awal
-    Menentukan segmen pasar
-    Target jangka pendek dan jangka panjang
-    Evaluasi
Ada hal lain dalam dunia bisnis yaitu konvergensi strategi. Yaitu menggunakan strategi yang mirip dengan perusahaan pesaing. Dampaknya penghasilan perusuhaan lita tidak akan brbeda jauh dengan perusahaan pesaing.Strategi yang mengerucut mendekati sama karena resep kesukseksan selalu ditiru oleh banyak perusahaan. Oleh karena itu Konvergensi Strategi sulit untuk dihindari. Itulah beberapa hal untuk memulai bisnis dibidang fotografi.
Semoga bermanfaat.

Source :
-    Buku Belajar Fotografi untuk hobby dan Bisnis
-    Buku Kamus Fotografi
-    Buku Revolusi Strategi

Peluang Bisnis Keripik Daun Pepaya

ABSTRAK

Makanan adalah kebutuhan pokok manusia yang paling utama karena semua manusia pasti butuh makan untuk memberikan nutrisi dan energi pada tubuhnya. Dan berbisnis makanan/ kuliner boleh dibilang salah satu jenis usaha yang tidak akan pernah “mati” karena akan selalu dicari oleh banyak orang untuk memenuhi kebutuhan tubuh mereka. Mencoba memanfaatkan peluang bisnis makanan yang ada di sekitar, Anda harus melakukan persiapan sebelumnya. Tentunya Anda perlu melakukan beberapa riset dan persiapan, produk makanan apa yang akan dijual, memperhatikan permintaan yang ada di pasar, cara mengolah makanan tersebut, mempelajari cara pengelolaan usaha makanan, strategi pemasaran, dan lain-lain. Perhatikan bahwa beberapa persiapan tersebut bisa dijalankan bersamaan, jangan sampai proses persiapan membuat pelaksanaan jadi terhambat. Masih sama dengan bahasan yang lalu yaitu tentang kripik.  Salah satu kuliner yang memiliki potensi besar karena dijadikan camilan disaat bersantai adalah keripik. Kalo biasanya keripik yang umum dipasaran adalah keripik pisang, keripik singkong, keripik kentang, namun kali ini saya akan membahas tentang peluang yang ada pada salah satu hasil olahan kripik yang unik ini yaitu keripik daun papaya. Bagaimana bisa daun papaya yang memiliki rasa pahit sehingga kebanyakan enggan menikmatinya bisa menjadi camilan yang lezat, mari kita simak bersama- sama.

Peluang Bisnis Keripik Daun Pepaya



Keripik Daun Pepaya adalah produk unggulan yang banyak dicari konsumen. Hal ini karena daun pepaya adalah camilan yang enak. Bukan itu saja, jika selama ini kebanyakan orang tidak menyukai daun pepaya karena rasanya yang pahit, tapi setelah dibuat keripik rasa pahit dari daun pepaya bisa berkurang dan terasa lebih renyah serta gurih. Ada hal yang menjadikan keripik daun papaya menjadi enak, yaitu teknik memaaknya. Cara membuat keripik daun papaya adalah pertama membuat adonan pelapis.
Untuk membuat Keripik Daun Pepaya yang renyah dan tidak pahit, menggunakan daun pepaya yang setengah tua dengan ciri warna daun yang tidak terlalu pekat, dengan tekstur yang lembut dan tidak kaku. Daun pepaya ini kemudian dipoton dengan panjang 12 cm dan lebar 7 cm. Daun yang digunakan adalah daun yang tidak terlalu tua karena rasanya lebih pahit dibanding daun yang setengah tua. Daun pepaya yang telah dipotong dicuci dengan air mengalir, agar getah ada tulang daun berkurang sehingga rasa pahitnya berkurang. Daun pepaya yang telah dicuci, ditiriskan untuk mengurangi kadar air agar adonan pelapis dapat menempel pada daun sehingga menghasilkan Keripik Daun Pepaya yang kering dan renyah.
Adonan pelapis yang digunakan untuk membalut daun pepaya dibuat dari campuran dua tepung, campuran tepung tersebut kemudian dilarutkan dengan tambahan air.Untuk menghasilkan rasa gurih dan aroma yang harum ditambahkan bumbu halus berupa bawang putih, kemiri, ketumbar, garam dan kaldu bubuk. serta irisan daun jeruk ke dalam adonan tepung. Agar aroma daun jeruk dapat keluar sempurna, sebelum diiris tipis, tulang daun jeruk terlebih dahulu dibuang dan
daun diremas-remas. Sesaat akan digoreng, barulah daun pepaya dicelupkan ke dalam adonan tepung dan sesegera mungkin digoreng dalam minyak panas bersuhu +- 70 derajat Celcius. Jika dibiarkan terlalu lama dalam adonan tepung, maka daun pepaya akan banyak menyerap air dalam adonan (lebih basah) sehingga hasil gorengan kurang renyah. Minyak yang digunakan juga harus minyak yang berkualitas baik, sehingga hasil keripik renyah dan dapat bertahan lebih lama. Selain itu, daun pepaya juga harus benar-benar terendam dalam minyak. Saat digoreng, daun tidak boleh terlalu sering dibolak-balik karena akan membuatnya dapat menyerap banyak minyak. Agar keripik bertahan lama menggunakan minyak goreng setelah dua kali proses penggorengan.
Proses penggorengan dilakukan hingga keripik berwarna kecokelatan. Setelah itu, keripik ditiriskan di atas kertas minyak untuk menurunkan kadar minyak yang terserap dalam keripik. Proses penirisan ini juga dimaksudkan untuk mendinginkan keripik sebelum dikemas. Proses penirisan ini juga dimaksudkan untuk mendinginkan keripik sebelum dikemas. Proses ini berlangsung selama +- 10 menit. Setelah produk dikemas, lalu direkatkan dengan menggunakan hand sealer atau mesin pressing untuk mengedapkan udara sehingga kerenyahan keripik dapat bertahan lama. Keripik Daun Pepaya mampu bertahan selama sebulan. Selain karena menggunakan minyak yang berkualitas baikjuga tidak menyimpan keripik buatannya di tempat yang terpapar sinar matahari langsung secara terus menerus.Dengan demikian keripik daun papaya siap untuk dipasarkan. Sekian bahasan saya kali ini, kita lanjutkan pada waktu selanjutnya.
Source :
https://www.maxmanroe.com/peluang-usaha-makanan-yang-ada-di-sekitar-kita.html
http://tourism-indonesia.blogspot.com/2012/04/tourismindonesia-daun-pepaya-yang-pahit.html
http://www.kerjausaha.com/2013/03/wirausaha-keripik-berbahan-daun.html
http://produkba.blogspot.com/2012/12/cara-membuat-kripik-daun-pepaya.html






Peluang Bisnis Kripik Bonggol Pisang

ABSTRAK

Aneka keripik adalah makanan ringan yang banyak digandrungi oleh masyarakat kita. Ada beberapa jenis keripik yang selalu laris dijual di pasaran, misalnya keripik singkong, keripik kentang, keripik pisang, dan lain-lain. Usaha aneka keripik ini juga bisa dilakukan secara online lho. Ada beberapa pengusaha aneka keripik yang menjual produk mereka secara online, tentu saja target marketnya menjadi lebih luas dan bisa memberikan keuntungan yang lebih besar. Pisang dikenal sebagai salah satu tanaman yang tumbuh subur di hampir sebagian besar wilayah di Indonesia. Potensi serta kandungan gizi yang terkandung didalamnya membuat pisang banyak digandrungi masyarakat sebagai bagian pelengkap makanan 4 sehat 5 sempurna. Dewasa ini, selain buah yang memang menjadi bagian utama untuk dikonsumsi, tanaman pisang juga memiliki potensi lain pada pelepah, jantung, hingga bagian bonggolnya. Namun, dari sekian banyak potensi tanaman pisang yang bisa dimanfaatkan, belum banyak pihak yang memberdayakan bongol pisang sebagai bahan makanan untuk dikonsumsi. Seringkali masyarakat hanya menggunakannya sebagai pakan ternak atau dibuang dan dibiarkan membusuk begitu saja. Oleh karena itu, mari kita bahas tentang bagaimana menyulap bonggol pisang yang dulunya tidak berharga menjadi camilan kripik yang lezat dan bergizi tentunya memiliki nilai ekonomis pula.


Peluang Bisnis Keripik Bonggol Pisang



Menurut penelitian yang telah dilakukan, bonggol pisang mengandung energi sebesar 43 kilokalori, protein 0,6 gram, karbohidrat 11,6 gram, lemak 0 gram, kalsium 15 miligram, fosfor 60 miligram, dan zat besi 1 miligram. Selain itu di dalam Bonggol Pisang juga terkandung vitamin A sebanyak 0 IU, vitamin B1 0,01 miligram dan vitamin C 12 miligram. Dengan kandungan yang dimiliki tersebut, sudah sepantasnya jika bonggol pisang dimanfaatkan sebagai bahan baku makanan konsumsi yang aman dan menyehatkan bagi manusia.
Salah satu pengolahan makanan berbahan baku bonggol pisang yang kini mulai banyak digemari adalah Keripik Bonggol Pisang. Keripik sendiri menjadi makanan atau camilan populer bagi masyarakat kita. Namun, Keripik Bonggol Pisang menyajikan sensasi renyah dan keunikan rasa yang tidak ditemui pada olahan keripik lainnya. Proses produksinya pun tidak terlalu sulit, meskipun ada perlakuan-perlakuan khusus yang memang dibutuhkan agar bisa menghasilkan keripik yang lebih renyah dan bercita rasa tinggi. Anda bisa menikmati Keripik Bonggol Pisang dengan berbagai sajian rasa. Keripik Bonggol Pisang memiliki kandungan nutrisi dan serat yang tinggi, menggunakan bahan baku pilihan yang berkualitas, dan memiliki keunikan rasa. Cara pembuatan keripik bonggol pisang tidak sama dengan pembuatan keripik singkong atau keripik pisang, karena pembuatannya malah hampir sama dengan pembuatan rempeyek, sebab jika kita goreng asal-asalan bukan hanya tidak jadi mirip keripik justru malah bikin bibir kita gatal-gatal.
pertama yang kita harus lakukan adalah amempersiapkan bahannya terlebih dahulu,yaitu bonggol pisang, bonggol pisang yang akan kita jadikan keripik bukan sembarang bonggol pisang, namun kita pilih dari bonggol pisang kepok atau pisang kelutuk, dan tentu saja akan sangat mudah kita jumpai di sekitar kita apalagi jika kita tinggal di pedesaan.
Setelah kita dapatkan boggol pisangnya, kita kupas dulu kulitnya, sampai akar-akarnya hilang dan hanya tampak umbi akarnya saja,setelah itu kita potong umbi tersebut menjadi dua bagian dan harus kita rendam dahulu selama satu malam sebelum dapat kita olah menjadi keripik, untuk menghilangkan kadar racun yang dapat menjadikan bibir kita gatal-gatal jika kita mengkonsumsinya.Setelah proses perendaman kita potong tipis-tipis bonggol pisang tersebut dan bonggol pisang dapat segera kita olah menjadi keripik bonggol pisang yang lezat dan bernilai ekonomi tinggi. Setelah di goreng, kemudian tiriskan ,roses penirisan ini juga dimaksudkan untuk mendinginkan keripik sebelum dikemas. Proses ini berlangsung selama +- 10 menit. Setelah produk dikemas, lalu direkatkan dengan menggunakan hand sealer atau mesin pressing untuk mengedapkan udara sehingga kerenyahan keripik dapat bertahan lama. Dan produk keripik bonggol pisang sudah siap di jual. Sekian pembahasan kali ini, semoga bermaanfaat.

Source :
https://www.maxmanroe.com/peluang-usaha-makanan-yang-ada-di-sekitar-kita.html
http://bisnisukm.com/keripik-bonggol-pisang-dan-aneka-camilan-keripik.html
http://biosmarttechno.blogspot.com/2013/04/resep-membuat-keripik-bonggol-pisang.html
http://hobimasak.info/resep-keripik-bonggol-pisang-2/

Rabu, 04 Maret 2015

Karya Ilmiah Lingkungan Bisnis

KARYA ILMIAH LINGKUNGAN BISNIS

FOTOGRAFI UNTUK HOBBY

DAN BISNIS

 

disusun oleh :  
                                                 Nama                : Riki Purwanto
                                                 NIM                  : 14.01.3354
                                                  Program Studi  : Diploma 3 
                                                  Jurusan             : Teknik Informatika
                                                  Kelas                : D3TI-01
                                       



STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

2015
  







ABSTRAK

        Fotogafi dapat dikatakan sebagai hobi yang membuat penggemarnya merasa kecanduan. Keinginan untuk menghasilkan karya foto yang lebih selalu menjadi hasrat bagi para pecinta fotografi. Namun disisi lain fotografi merupakan obat mujarab untuk mempertebal isi dompet jika berhasil memaksimalkan stiap peluang yanga ada serta mengasah dalam kemampuan fotografi yang mampu bersaing dengan para pecinta fotografi diluar sana. Selain itu alam yang indah, manusia yang beragam, dan seluruhnya yang ada di langit dan bumi ini bisa menjadi sumber karya foto yang tak akan ada habisnya. Hal ini tentunya menjadi sebuah jaminan yang cukup tentang petapa besarnya potensi yang ada pada seni fotografi. Kali ini mari kupas tuntas segala potensi yang ada pada fotografi untuk mendulang emas yang berawal dari hobi yaitu fotografi.








 ii









KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr. Wb.   
Alhamdulillahi robbil 'alamin. Segala puji hanya milik Allah Yang Maha Esa karena dengan diturunkan Rahmat serta HidayahNya dengan nikmat kesehatan dan kesempatan sehingga karya ilmiah ini dapat terselesaikan. Sehubungan dengan itu terselip tujuan dari penulis  dimana sebuah harapan agar mahasiswa ataupun pembaca dapat mengoptimalkan sebuah hobi yang dipunyai unuk mengambil sebuah nilai plus yang tersembunyi pada hobi tersebut, entah berguna untuk jenjang karier selanjutnya ataupun untuk mendapatkan keuntungan materiil ataupun imateriil.
        Tulisan karya ilmiah yang diberi judul “ Fotografi untuk Hobi dan Bisnis “ ini merupakan tugas akhir dalam mata kuliah Lingkungan Bisnis yang telah penulis laksanakan. Tidak lupa penulis juga rasa mengucapkan terima kasih  kepada semua pihak yang senantiasa  memberikan dukungan untuk penulis.
             Kepada segenap Bpk. / Ibu pembimbing dosen yang telah memberikan materi, arahan, dukungan serta kesabaran dalam memberikan bimbingan kepada penulis, rasanya tiada kata yang pantas diucapkan selain terima kasih yang tak terhingga.
        Penulis menyadari bahwa tulisan karya ilmiah ini masih banyak kekurangan dan jauh dari kesempurnaan. Untuk mengembangkan lebih lanjut penulis melalui kata pengantar ini mengharapkan serta terbuka untuk menerima kritik serta saran yang bersifat membangun sehingga secara bertahap penulis dapat memperbaiki untuk penyempurnaan lebih lanjut.
Namun demikian penulis sangat berharap kiranya dapat memberikan manfaat terhadap peningkatan fungi sebuah hobi yang dimiliki setiap orang yang dulunya hanya sekedar sebagai pengisi waktu luang atau sekedar memuaskan hasrat kesenangan namun ternyata berpotensi menghasilkan hal yang lebih bermaanfaat dan lebih bermakna. Aamiin…..            
                   
                                                                                Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

                                                                                    Bantul , 5 Maret 2015

                                                                                                    Penulis,


                                                                                     
                                                                                               Riki Purwanto

iii



DAFTAR ISI
                                                   Hal.
JUDUL..................................................................................................................... i
ABSTRAK............................................................................................................... ii
KATA PENGANTAR............................................................................................. iii
DAFTAR ISI........................................................................................................... iv

BAB 1 PENDAHULUAN....................................................................................... 1
1.1 Latar Belakang Masalah........................................................................ ..... .......1
1.2 Perumusan Masalah............................................................................................ 1
1.3 Tujuan dan Manfaat Penulisan........................................................................... 1
BAB 2 PEMBAHASAN.......................................................................................... 2
2.1 Langkah Menuju Bisnis Fotografi............................................................... ........2
     BAB 3 PENUTUP............................................................................................... 3
3.1 Kesimpulan dan Saran........................................................................................  3

DAFTAR PUSTAKA............................................................................................... 4








iv











BAB 1
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang Masalah
Fotografi adalah suatu proses atau metoe untuk menghasilkan gambar atau foto dari suatu objek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai objek tersebut, maka dari itu fotografi sangat berguna sekali untuk kehidupan seharri hari untuk mengabadikan momen momen penting, maka tidak heran semua orang suka dengan namanya foto, selain itu fotografi juga dapat dijadikan sebagai bisnis yang menjanjikan yang tidak mengenal musim.
Berdasarkan hal tersebut, maka dapat dikatakan bahwa dunia fotografi adalah dunia yang asyik untuk ditekuni oleh semua orang baik untuk hobi maupun bisnis.

1.2  Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan, penulis merumuskan  masalah yang akan dibahas dalam karya tulis ilmiah, yaitu bagaimana memulai langkah bisnis fotografi ?
1.3  Tujuan dan Manfaat Penulisan
Tujuan dari penulisan karya ilmiah ini adalah mengajak khususnya para pecinta fotografi dapat mengoptimalkan kemampuan mereka dengan mengembangkan dari awalnya sebuah hobi menjadi kegiatan bisnis yang cukup menjanjikan.
Manfaat dari penulisan karya ilmiah ini adalah sebagai batu loncatan untuk khususnya para pencinta fotografi untuk meningkatkan kemampuan dan berguna bagi perkembangan dunia fotografi.




1




BAB 2
PEMBAHASAN

2.1 Tahapan memulai bisnis fotografi

a. Berawal dari Jepretan Pertama
Jepretan pertama mungkin hasilnya tidak maksimal. Ketidakpuasan itu akan menumpuk, lantas lahirlah foto pertama anda orisinal karya anda sendiri. Tentu saja yang mmenjadi objek foto anda adalah orang lain dan bukan diri sendiri. Hasil terbaik dari fotografi dapat dilihat dari 3 aspek berikut :
-          Artistik
-          Tajam
-          Mempunyai cerita
Seorang fotografer senantiasa tekun untuk memperbaiki fotonya berdasarkan tiga argumentasi tersebut. Perilaku dan gambar adalah yang seharusnya ada didalam benak, bukan yang nyata diluar sana.
b. Bisniskan Diri Anda pada Foto pribadi
     Anda tidak harus memiliki kamera untuk “menjual diri” melalui foto. Anda bisa saja mengumpulkan dari yang diambil orang lain dalam bahasa gambar kemudian memberinya cerita. Anda menuliskannya dalam blog pribadi atau jejaring sosial. Ini disebut positioning diri meminjam kekuatan fotografi.Bagi mereka yang tertarik dalam dunia modeling, peluang bisnis melalui penampilan foto bisa saja dilakukan. Salah satu cara menjaring seorang modal adalah dengan cara melihat pose-pose di blog atau situs jejaring sosial.
c. Bisniskan Foto yang Anda Ambil untuk Blogging
     Dengan hobi yang anda miliki di mixing up diadukan dengan tulisan tulisan yang berkualitas mendukung foto yang baik pula. Semakin banyak jumlah orang yang membaca dan mengunjungi blog anda. Anda bisa menerima iklan online, bahkan melakukan offline selling dengan membukukannya.
d. Dimulai dari Menjadi Seorang Amatir
     Fotografi merupakan keahlian yang diperleh dengan mempelajarinya dengan tekun dan mempraktikannya. Seorang amatir tidak merasa tercederai akan reputasi sehingga keuntungannya akan lebih kepada produk bagus yang semakin dipuji, dan produk gagal yang tidak begitu dicaci. Penilaian dalam fotografi terletak pada terpakai atau tidaknya sebuah karya. Hal ini yang menjadi seoran amatir harus berani melangkah ke tingkat selanjutnya. Yaitu sebagai fotografer Profesional. Dimana biasanya fotografer professional  mengkhususkan diri pada  kesalah satu jenis fotografi.
e. Merintis kepada Profesi
     Jika telah menyiapkan diri sebagai professional, hal pertama yang dilakukan adalah berkomunitas dengan sesame fotografer. Tujuannya adalah untu kmenentukan jarak profesi antara anda dengan mereka. Anda bisa menilai kekuatan para pesaing bisnis yang sama atau sebaliknya anda membangun sebuah tim untuk bekerja sama dalam bisnis yang sama. Yang kedua adalah menentukan arah dan tujuan anda sebagai seorang fotografer. Apakah anda seorang foto jurnalis, dokumentator, art photography, fashion photography, wedding photography, atau seorang yang mampu dalam semua genre fotografi.
f. Tidak perlu takut menghadapi industri fotografi
     Industri bidang ini memang banyak digeluti orang. Banyak production house yang memiliki saingan. Namun bukan berarti tidak ada kesempatan. Kebutuhan masyarakat akan dunia visual semakin bertambah banyak. Hal ini yang menjadikan bisnis fotografi menjadi bisnis yang tidak ada batasannya.Perencanaan yang matang, kosistensi, dan berpikiran liar adalah kunci terjun kedunia ini.
g. Bussiness Plan
     Inilah kunci utama dalam memulai bisnis ini. Pertama tentukan lahan apa yang ingin diambil. Apakah fashion, wedding atau fotografi jurnalistik.
Inti dari Berjalannya manajemen perusahaan ang baik adalah system POAC( Planning, Organizing, Actuating, dan Controling). Beberapa hal yang menjadi system POAC adalah :
-          Menentukan modal awal
-          Menentukan segmen pasar
-          Target jangka pendek dan jangka panjang
-          Evaluasi
Ada hal lain dalam dunia bisnis yaitu konvergensi strategi. Yaitu menggunakan strategi yang mirip dengan perusahaan pesaing. Dampaknya penghasilan perusuhaan lita tidak akan brbeda jauh dengan perusahaan pesaing.Strategi yang mengerucut mendekati sama karena resep kesukseksan selalu ditiru oleh banyak perusahaan. Oleh karena itu Konvergensi Strategi sulit untuk dihindari





2


BAB 3
PENUTUP

3.1 Kesimpulan dan Saran
                    Kemampuan dalam berfotografi dapat dimanffatkan untuk merancah kedunia bisnis. Jika anda mempunyai nilai lebih dalam bidang fotografi, gunakanlah setiap peluang yang ada. Karena karya yang bernilai artistik tinggi tentu layak dihargai dengan tinggi. Tentunya dengan kerja keras, kosisntensi, dan persiapan dan bekal yang matang anda bisa menjadikan hobi berfotogradi anada menjadi bisnis yang dapat  meningkatkan perekonomian sekaligus meramaikan dunia fotografi di dalam kehidupan ini.
            
          


 3








DAFTAR PUSTAKA

Aditiawan,Rangga, 2010: Belajar Fotografi Untuk Hobby dan Bisnis , Dunia Komputer, Jakarta.

Suyanto, M., 2007:  Revolusi Bisnis , Penerbit ANDI, Yogyakarta.

Tjin, Enche dan Erwin Mulyadi, 2014: Kamus Fotografi, Elex Media Komputindo Kompas-Gramedia, Jakarta.





4


All Rights Reserved. 2014 Copyright SIMPLITONA

Powered By Blogger | Published By Gooyaabi Templates Designed By : BloggerMotion

Top